Memahami Herd Immunity Untuk Melawan Corona

Memahami Herd Immunity Untuk Melawan Corona

Ada yang menganggap herd immunity merupakan cara yang efektif
untuk memperlambat  penyebaran virus covid-19 atau virus corona.

Di sisi lain, ada juga yang meragukan hal tersebut.

Sampai sekarang,
belum ada vaksin yang bisa menyembuhkan pasien covid-19.

Maka dari itu,
saat ini yang bisa dilakukan adalah mencegah penyebaran infeksi virus.

Ada yang melakukan lockdown.
Ada juga yang melakukan social distancing.

Terlepas dari cara yang berbeda tersebut,
keduanya dilakukan agar penyebaran tidak meluas.

Hingga akhirnya pasien yang positif
bisa mendapatkan penanganan yang lebih baik dari tim medis.

Semakin sedikit yang positif,
semakin mudah para ahli medis untuk melakukan proses penyembuhan pasien.

Penjelasan Ilmiah Mengenai Herd Immunity

Lalu, apa itu herd immunity?
Apakah ada hubungannya dengan penanganan penyebaran virus corona?

Ada.
Dan bahkan lebih dari itu.

Martin Hibberd, professor di bidang penyakit menular
dari London School of Hygiene & London mengatakan
cara ini bisa melumpuhkan virus secara alami.

 

Bagaimana itu bisa terjadi?

Pada dasarnya, tubuh itu sudah punya mekanisme sendiri
untuk melawan dan mematikan virus di dalam tubuh.

Ada yang disebut dengan sistem kekebalan tubuh.
Inilah yang akan bertarung dengan virus.

Hanya saja, sistem kekebalan tubuh setiap orang berbeda-beda.
Pasien covid-19 yang meninggal umumnya memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah.

Ada riwayat penyakit yang menyertai seperti kanker,
hipertensi, penyakit gula, dan lain sebagainya.

Itulah yang membuat sistem kekebalan tubuh rendah
dan pasien rentah meninggal ketika terserang virus.

Oleh sebab itu, cara yang paling tepat untuk menangkal virus adalah
meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

 

Disisi lain, harus ada herd immunity.
Ini adalah sistem kekebalan tubuh secara kelompok.

Artinya, ketika virus menyerang lebih banyak masyarakat,
maka virus akan semakin lemah.
Sementara sistem kekebalan tubuh di kelompok semakin naik.

Di saat itulah virus tidak lagi menjadi hal yang menakutkan.
Ketika sistem kekebalan tubuh semua kelompok masyarakat lebih baik dan kuat,
maka virus akan mati dengan sendirinya.

Sayangnya, untuk mencapai hal semacam itu,
diprediksi yang harus terinfeksi adalah
sebesar 60% dari komunitas.

Karena virus ini menyerang masyarakat dunia,
maka 60% itu dari seluruh orang di dunia.
Itu artinya herd immunity masih sangat lama.

Dan kemungkinan ada banyak korban berjatuhan,
terutama mereka yang tertular virus corona yang dalam usia renta
atau memiliki penyakit serius lainnya.

Langkah Lain Yang Diperlukan Untuk Melawan Corona

Dari penjelasan tersebut di atas, herd immunity itu menjadi hal yang alamiah.
Sama halnya dengan virus-virus yang lain.
Virus flu misal nya.

Dulu, ketika awal adanya flu, ada banyak orang yang terserang dan meninggal.
Akan tetapi, karena virus flu sudah lama dan masyarakat sudah sangat bekal,
maka flu tidak lagi menjadi penyakit yang mengkhawatirkan.

Bagaimana dengan virus COVID-19 ini?
Selain menunggu proses alamiah, ada hal yang perlu dilakukan.

Yang pertama, mencegah penyebaran.
Caranya dengan melakukan social distancing yang dianjurkan oleh pemerintah.

Selain itu, setiap orang harus meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Caranya dengan mengkonsumsi makanan sehat.

Yang tak kalah penting adalah melakukan self-isolation
bagi siapa saja yang merasa adanya gejala terkena virus muncul.
Self-isolation bisa dilakukan dengan cara berdiam diri di rumah.

Jaga jarak ketika berinteraksi dengan anggota keluarga yang ada di satu rumah yang sama.
Dengan demikian, herd immunity tidak akan menyebabkan jatuhnya banyak korban.